Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning Silabus Tata Kelola Pemerintah Perkotaan – Politik Lokal dan Perubahan Sosial

Silabus Tata Kelola Pemerintah Perkotaan

Tata Kelola Pemerintahan Perkotaan
-Silabus-
Dosen : David Efendi, S.I.P., M.A, M.A (E-mail:defendi@umy.ac.id; website:
http://davidefendi.staff.umy.ac.id)
Kredit : 4 SKS
Kelas : Reguler
Waktu : Senin dan kamis (7.00 & 8.40), dan Rabu (08.40 & 10.40), dan Sabtu ((13.10
& 15.15 )
Konsultasi : Dengan janjian terlebih dahulu dan dapat bertemu di Jurusan Ilmu
Pemerintahan UMY, Gedung E3, Lantai 2.

PDF dapat didownload disini

Diskripsi:
Mata kuliah ini menuntut mahasiswa mempelajari dan membaca banyak teori dan kasus
praktik politik di urban (urban politics) serta komparasi dengan perkotaan di negara lainnya.
Ini akan mendiskusikan teori-teori politik perkotaan kontemporer dari sumber-sumber yang
beragam. Dengan melihat praktik pengelolaan politik dan pemerintahan kota (the act of
governing) yang sangat dinamis sejak era penjajangan sampai pasca reformasi menuntut
mahasiswa lebih elaboratif dengan memberlakukan pendekatan-pendekatan ilmu politik
yang beragam pula, baik dari dalam maupun luar negeri. Mata kuliah tata kelola
pemerintahan perkotaan ini dikaji dalam perspektif scope poliitk yang terbagi dalam tiga
klaster besar yaitu level negara (state), antara (intermediate), dan level masyarakat (societal
society) dan kategori tersebut akan didesiminasikan menjadi beberapa tema terkait seperti
definisi politik dan pemerintahan perkotaan, birokrasi, pemerintahan kota, sosiologi politik
perkotaan, jaringan masyarakat sipil, konflik dan gengster, dan sebagainya. Hal ini
kemudian mensyaratkan mahasiswa untuk memperoleh pemahaman teoritik lebih
mendalam dan komprehensif dalam rangkah untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Tujuan Pembelajaran:
1. Pembelajaran ini ditekankan pada model Student Learning Center (SCL) di mana
mahasiswa diharapkan lebih aktif dalam pembelajaran; 2. Menggunakan alat
multimediaUsing multi-media; 3. Menggunakan E-learning dengan memanfaatkan email,
milist, link materi yang dapat dikirim via email.
Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu: (1) mendiskripsikan
konsep pemerintahan kota di Indonesia; (2) memetakan aktor-aktor ekonomi dan politik di
kota dari yang formam dan informal; (3) menjelaskan bagaimana aktor aktor politik di kota
memperjuangkan kepentingannya; (4) menjelaskan bagaimana mereka saling berkompetisi
atau bekerja sama.

Ada pun sistematika perkuliahan dan materi dapat dibagi sebagaimana jadwal berikut :

Minggu ke- 1 : Mendiskusikan Silabus dan kontrak belajar
Material : silabus (dapat di-download online di link)
Tugas: mencari berita cetak atau online/artikel/video link/ dll terkait isu
perkotaan. Contoh: https://tirto.id/20160803-37/anak-muda-yogyaterancam-
tunawisma-285185

Minggu ke- 2 : Pengantar Kajian Pemerintahan Perkotaan (Literatur Review) + Screening
Film Dokumenter “The Real gang of New York” + review film
Mendiskusikan apa itu Politik dan pemerintahan Lokal serta kaitan
keduanya? Bagaimana ini terjadi? (literature review); ditambah pertemuan
berikutnya; Nonton film “The Gang of New York.”
Yunis, Hadi Sabari. 2003. Struktur Tata Ruang Kota. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Nurmandi, Achmad. 2013. Manajemen Perkotaan. Yogyakarta: JKSG
Parker, Simon. 2004. Urban Theory and the Urban Experience: encountering
the city. London and New York: Routledge, Chapter 1 &2 hal.1-26
Bacaan bagus tentang urbanisasi dan pembangunan tersedia di
http://wcr.unhabitat.org/wp-content/uploads/sites/16/2016/05/WCR-
%20Full-Report-2016.pdf
ONLINE: http://faculty.ucmerced.edu/jtrounstine/All_pol_local.pdf; Tirto.id
Rohmad, Zaini. 2016. Sosiologi Pembangunan. Yogyakarta: Penerbit Ombak
bab IV, halaman 84-118.
Jamaluddin, Adon N. 2016. Sosiologi Perkotaan. Jakarta: Pustaka Setia bab
2, 3, dan 4.
Gilbert, Alan & Gugler, Josef. 1996. Urbanisasi dan Kemiskinan di Dunia
ketiga. Yogyakarta: Tiara Wacana
Minggu ke- 3 & 4 : Politik dan Pemerintahan Perkotaan dan Diskusi Kelompok
Basundaro, Purnawan. 2012. Pengantar Sejarah Kota. Yogyakarta: Penerbit
Ombak
Nancy Kleniewski. 2005. Cities, Change, and Conflict: A Political Economy of
Urban Life. Wadsworth Publishing; edisi ketiga. Chapter 2 (24-46)

Parker, Simon. 2004. Urban Theory and the Urban Experience: encountering
the city. London and New York: Routledge, Chapter 3 (27-50) & 4 (hal.120-
137)
Kusno, Abidin. 2009. Ruang Publik, Identitas dan Memori Kolektif: Jakarta
Pasca-Suharto. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Bahan diskusi:
Kelompok I: (1) Diding Sakri dkk. 2008. Dari Konsep ke Tindakan: Upaya
Mewujudkan Kebijakan Publik Pro Rakyat Miskin. Jakarta: Perkumpulan
Inisiatif, bagian 2, halaman 88-161.(2) sumber lainnya yang relevan (artikel,
jurnal, dsb).

Kelompok II: (1) Paulus Hariyono. 2010. Perencanaan Pembangunan Kota
dan Perubahan Paradigma. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, bab 2 (37-51 dan 3
(halaman 52-92.(2) sumber lainnya yang relevan (artikel, jurnal, dsb).

Minggu ke-5 & 6 : Ekonomi Politik Perkotaan
Nordholt, Henk Schulte, dalam buku Politik Lokal di Indonesia (dkk). 2007.
‘Bali: Sebuah Benteng Terbuka halaman 505-542.
Rozaki, Abdur, Masaaki, Okamoto. 2006. Kelompok Kekerasan dan Bos Lokal
di era Reformasi, IRE Press: Yogyakarta Bab tentang agen-agen
penyelenggara jasa pengamanan di Jakarta.
Arsyad, Rahmad M. 2016. Perang Kota: Studi Politik Lokal dan Kontestasi
elite boneka. Yogyakarta: Resist Book.
Bahan Diskusi:
Kelompok I: (1) Khomsan, Ali dkk. 2015. Indikator Kemiskinan dan
Misklasifikasi Orang Miskin. Jakarta: Buku Obor dan (2) referensi lain yang
relevan
Kelompok II: (1) Prasetyo dkk. 2009. Agen-Agen Kekerasan di Yogyakarta.
Yogyakarta: Pusham UII

Minggu ke-7 & 8 : Gerakan Sosial di Perkotaan + Diskusi Kelompok
Steve Crawshaw dan John Jackson. 2015. Tindakan-tindakan kecil
perlawanan: Bagaimana Keberanian, Ketegaran, dan kecerdikan dapat
mengubah dunia. Yogyakarta: Insist press.
Nancy Kleniewski. 2005. Cities, Change, and Conflict: A Political Economy of
Urban Life. Wadsworth Publishing; edisi ketiga. Chapter 15 (328-353)
Situmorang, Abdul Wahib. 2013. Gerakan Sosial: Teori dan Praktik.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Pamphlet generasi. 2016. Semua yang mau kamu ubah tapi susah.
Yogyakarta: perkumpulan pamphlet generasi.
Triwibowo, Darmawan. 2006. Gerakan Sosial: Wahana civil society bagi
demokratisasi. Jakarta: LP3ES

Minggu ke-9 & 10 : Politik Ekologi di Perkotaan
Budihardjo, Eko. 2015. Reformasi Perkotaan: Mencegah Perkotaan menjadi
Human Zoo. Jakarta: Penerbit buku Kompas (link:
http://buku.kompas.com/Produk/Buku/Technical/Reformasi-
Perkotaan.aspx)
Dewi, Saras. 2015. Ekofenomenologi: Mengurai Disekuilibrium relasi
manusia dengan alam. Tanggerang: Marjin Kiri
Fromm, Erich. 1999. Revolusi Harapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Santono, Hamong.”Tatkalah air bersih dan sanitasi menjadi anak kandung
kebijakan sosial’, dalam buku Pembangunan Inklusif: Prospek dan tantangan
Indonesia (Jakarta: LP3ES, 2012), hal. 261-287
Miko, Alfan. 2006. Dinamika Kota Tambang Sawah Lunto: dari ekonomi
kapitalis ke ekonomi rakyat. Padang: Andalas University Press.
Abdul-Matin, Ibrahim.2010. Agama Hijau: bagaimana Islam Mengajarkan
menjaga planet. Jakarta: Penerbit Zaman

Minggu ke-11 : Paradigma Teknokratis dalam Perencanaan Kota
Bacaan tentang urbanisasi dan pembangunan tersedia di
http://wcr.unhabitat.org/wp-content/uploads/sites/16/2016/05/WCR-
%20Full-Report-2016.pdf
Nas, Peter J.M. “ Origin and Development of the Urban Municipality’ dalam
buku Decentralization and regional autonomy in Indonesia: Implementation
and challenges diedit oleh Coen.J.G & Martin Ramstedt (Singapore: ISEAS,
2009), hal. 222-244.
Nurmandi, Achmad. 2013. Manajemen Perkotaan. Yogyakarta: JKSG
Bahan diskusi :
Kelompok I: (1) Jamaluddin, Adon N. 2016. Sosiologi Perkotaan. Jakarta:
Pustaka Setia; Rohmad, Zaini. 2016. Sosiologi Pembangunan. Yogyakarta:
Penerbit Ombak bab X dan 301 (halaman 269-320).

Kelompok II: Hariyono, Paulus. 2010. Perencanaan Pembangunan Kota dan
Perubahan Paradigma. Yogyakarta: Pustaka Pelajar bab 4 (95-125) dan 5
(126-146)
Minggu ke-12 : Problem-Problem Kontemporer Perkotaan
Budiman, Manneke (peny). 2012. Politik Ekonomi Perumahan Rakyat dan
Utopia Jakarta. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Budiman, Manneke (peny). 2012. Zaman Baru Generasi Modernis: Sebuah
Catatan Arsitektur. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Gilbert, Alan & Gugler, Josef. 1996. Urbanisasi dan Kemiskinan di Dunia
ketiga. Yogyakarta: Tiara Wacana
Presentasi: Tugas video documenter perkotaan + Info Grafis dan Draft paper.

Minggu ke- : Midterm (Ujian Tengah Semester)

Minggu ke-13 : Konflik, Urbanisasi dan Perubahan Perkotaan
Jamaluddin, Adon N. 2016. Sosiologi Perkotaan. Jakarta: Pustaka Setia bab 6
&7
Aziz, Munawir. 2014. Lasem Kota Tiongkok Kecil: Interaksi Tionghoa Arab dan
Jawa dan silang budaya pesisir. Yogyakarta: Ombak
Azuma, Yoshifuma. 2001. Abang Beca: Sekejam-kejamnya Ibu Tiri Masih
kejam Ibu kota. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan
Marco Allegra, Enrico Gualini, João Mourato (Eds). 2016. Conflict in the City:
Contested Urban Spaces and Local Democracy. Jovis
ONLINE:http://contested-cities.net/wpcontent/
uploads/2014/03/2010_US_Routledge_Intro-to-Cities-justice-andconflict.
pdf;
http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.133.7133&rep=
rep1&type=pdf
Bahan diskusi:
Kelompok I: Hariyono, Paulus. 2010. Perencanaan Pembangunan Kota dan
Perubahan Paradigma. Yogyakarta: Pustaka Pelajar bab 9 (211-252).
Minggu ke-14: Presentasi Kelompok Tematik + Hasil Micro research (video, poster, foto)
Bacaan/Bahan Presentasi: Buku “Deepening Democracy…” (Bab III hlm.259-
282; 283-302; 303-326; 327-374); Blok Cepu (Bab yang sudah diseleksi)

Minggu ke-15 : Refleksi Perkuliahan: Adakah Masa depan Perkotaan di Indonesia?
Nancy Kleniewski. 2005. Cities, Change, and Conflict: A Political Economy of
Urban Life. Wadsworth Publishing; edisi ketiga. Chapter 16 (357-378)
Budihardjo, Eko. 2015. Reformasi Perkotaan: Mencegah Perkotaan menjadi
Human Zoo. Jakarta: Penerbit buku Kompas. Bab 5 (171-195).
Minggu ke-16 : Presentasi Kelompok Tematik + Hasil Micro research
Masing-masing kelompok (8) akan diberikan materi untuk bahan diskusi dna
presentasi terkait topic: sejarah dan kemunculan Dinasti, sentralisasi
kekuasaan, oligarki Partai Politik, Orang Kuat Lokal (Amalinda, Sidel, etc),
“Pemerintahan Bayangan’ (Reno, Barbara Harris)

Minggu ke-16 : Ujian akhir (Final paper)

Minggu ke-17 : Refleksi Pembelajaran kelas
Penilaian mahasiswa dilakukan dengan beberapa cara yang berbeda yaitu:
1. Mahasiswa akan diberikan kuis dalam kelas, ujian kompetensi tengah dan akhir
semester serta terdiri dari presentasi individu (memimpin diskusi kelompok) dan
proyek kelompok untuk pembuatan info grafis, dan film dokumenter, serta final
paper sepanjang 16-20 halaman atau 2500-3500 kata).
2. Mahasiswa akan melakukan evaluasi terhadap mahasiswa lain dalam satu kelompok
dengan menggunakan form ecaluasi yang disiapkan oleh dosen pengampuh mata
kuliah.
3. Monitoring dan evaluasi oleh dosen dilakukan sepanjang semester dari berbagai
kegiatan yang dapat dipantau langsung (partisipasi kelas, hasil ujian, dan
sebagainya)
Aturan Main Kelas (Course Policies)
1. Kehadiran dalam perkuliahan bersifat wajin dan akan mempengaruhi nilai akhir.
2. Mahasiswa diwajibkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan diskusi kelas dan “kuliah
lapangan”
3. Plagiat dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi dan akan berdampak kepada
ketidaklulusan dalam mata kuliah.
4. Darurat: Apabila keadaan darurat terjadi yang tidak memungkinkan mengikuti
perkuliahan atau ujian silakan kontak langsung ke no. WA/Hp Dosen 081357180841
dan sebutkan detail nama dan kelas. Jika tidak, maka tidak akan mendapatkan
respon.
Bacaan Wajib:

Hariyono, Paulus. 2010. Perencanaan Pembangunan Kota dan Perubahan Paradigma.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Parker, Simon. 2004. Urban Theory and the Urban Experience: encountering the city.
London and New York: Routledge (print).
Nurmandi, Achmad. 2013. Manajemen Perkotaan. Yogyakarta: JKSG (tersedia di jurusan)
Nancy Kleniewski. 2005. Cities, Change, and Conflict: A Political Economy of Urban Life.
Wadsworth Publishing; edisi ketiga (Print).
Bacaan yang direkomendasikan :
Henk Schulte Nordholt, Gerry van Klinken, dan Ireen Karang Hoogenboon (eds). 2009.
Politik Lokal di Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Yunus, Hadi Sabari, Struktur Tata Ruang Kota, PustakaPelajar, Yogyakarat, 2005
Nurmandi, Achmad, Manajemen Perkotaan, Aktor, Pengelolaan dan Pemerintahan di
Daerah Perkotaan Indonesia, Lab IP –Singergi Publishing, Yogyakarta, 2015.
Gil-Garcia, J. R., Pardo, T. A., & Nam, T. (2015). What makes a city smart? Identifying core
components and proposing an integrative and comprehensive conceptualization.
Information Polity, 20(1), 61-87.
Anthopoulos, L. G., & Reddick, C. G. (2016). Understanding electronic government
research and smart city: A framework and empirical evidence. Information Polity, 21(1),
99-117.
Frederickson, H. G., Smith, K. B., Larimer, C. W., & Licari, M. (2015). The public
administration theory primer. Westview Press.
Rydin, Y., Bleahu, A., Davies, M., Dávila, J. D., Friel, S., De Grandis, G., … & Lai, K. M. (2012).
Shaping cities for health: complexity and the planning of urban environments in the 21st
century. Lancet, 379(9831), 2079.
Hudalah, D., Zulfahmi, F., & Firman, T. (2013). Regional governance in decentralizing
Indonesia: learning from the success of urban-rural cooperation in metropolitan
Yogyakarta. In Cleavage, connection and conflict in rural, urban and contemporary Asia
(pp. 65-82). Springer Netherlands.
Minnery, J., Argo, T., Winarso, H., Hau, D., Veneracion, C. C., Forbes, D., & Childs, I. (2013).
Slum upgrading and urban governance: Case studies in three South East Asian cities.
Habitat International, 39, 162-169.
Rizzo, A., & Khan, S. (2013). Johor Bahru’s response to transnational and national
influences in the emerging Straits Mega-City Region. Habitat International, 40, 154-162.

Permana, A., Aziz, N., & Siong, H. C. (2016). Leadership Styles: Incentive or Disintensive
Approach in Addressing Street Vendor Problem in Jakarta and Bandung, Indonesia.
Planning Malaysia Journal, 14(4).
Nurmandi, A. (2011). Directing Urban Planning From the Top: Rezoning the Urban Informal
Sector in the Multi-Party System of Yogyakarta City. Asia Research Institute, National
University of Singapore.
Bacaan jurnal artikel online akan diberikan link dan file
Lampiran 1: Jadwal dan Tema Praktikum kelompok (Infografis, video, paper)
No Bidang Kajian Pertem
uan
Tema bahasan Lokasi
1 Kelembagaan
Pemerintah untuk Kota
Manusiawi atau Kota
Cerdas (Smart City)
1 a. Inovasi Pelayanan
Administrasi
b. Website
c. Informasi publik
(kesehatan,
keamanan, dll)
d. Kerjasama antara
Pemerintah dan
Swasta
Dinas Perijinan Kota
Yogyakarta; Dinas
Kimpraswil, DLLAJ, Terminal
Giwangan
2 Lingkungan dan
Gerakan Hijau
2 a. Pencemaran Sungai
b. Advokasi air oleh
warga berdaya
c. Pencemaran Udara
IPAL Komunal di Ngampilan
dan Prawirodirjan
Observasi di Jalan Protokol
dan lacak dokumen di Biro
Lingkungan Hidup serta
partisipasi dalam Kongres
Internasional Better Air
Quality pada Bulan
September di Yogyakarta;
warga berdaya, pegiat
sungai
3 Manajemen Lahan 3 a. Kajian akademik
b. Evaluasi RUTRK
c. Kliping berita media
Dinas Tata Kota;
pemberitaan, WALHI
4 Pengendalian Ruang
public Kota yang
manusiawi
4
a. Keterlibatan warga
b. Law Enforcement
IMB
Dinas Tata Kota; kasus toko
modern berjejaring,
apartemen Uttara,
hotelisasi; dan warga kota
5 Manajemen Jaringan 5 a. Kajian kebijakan
b. Community Oriented
Policing (COP)
PKL Malioboro, Xt Square,
klitikan, sister city

6 Transportasi 6 a. Tranportasi dan
lingkungan
b. Jalan dan lalu lintas
Transportasi publik
Bus Kota Transjogja
Kemacetan Jalan; stasiun,
bandara, terminal
(keterhubungan)
7 Ekonomi politik
Perkotaan
7 a. Pariwisata dan
b. Ketimpangan warga
kota Pendidikan
c. UMKM
d. Pasar tradisional
Perpustakaan dan lapangan,
LSM, warga berdaya
8 Analisa aktor informal 8 a. Kaum miskin kota
b. Gepeng
c. Komunikasi dan
jaringan antar aktor
d. Perde gepeng
PKL, Pedagang asongan,
gepeng, Satpol PP dan
preman; forum perda
gepeng
Lampiran 2 : Tugas Isu Perkotaan Kontemporer
Secara individual, mahasiswa diminta mengumpulkan bahan yang terkait isu-isu
perkotaan terkait poliitk, pemerintahan, kebijakan, problem perkotaan dari
beberapa sumber minimal 3 sumber baik online maupun ofline. Wajib, mahasiswa
menemukan satu kliping surat kabar cetak dan minimal dua yang tersedia secara
online.
Untuk berita atau artikel media cetak, dibawa ke kelas pada pertemuan minggu
kedua. Sementara untuk bahan yang berasal dari media online minimal dua sumber
(satu dari website dan satu berbentu video yang dapat dikirimkan linknya ke kanal
page berikut https://web.facebook.com/Kajian-Reformasi-Perkotaan-
1004710322961657/?hc_ref=PAGES_TIMELINE&fref=nf atau jika kesulitan
menemukannya dapat kontak email defendi83@gmail.com atau FB David Efendi
https://web.facebook.com/profile.php?id=100008407923018. Jika masih kesulitan
silakan kontak WA: 081357180841.
PS: cara mengirimkan link adalah dengan sedikit memberikan pengantar mengenai
materi yang dikirimkannya, jadi tidak hanya posting langsung pergi. Sebelum
posting simaklah terlebih dahulu secara seksama dan mampu memahami.
Lampiran 3: Tugas Video Dokumenter dan Info Grafis (diterangkan di dalam kelas)
Lampiran 4: Tugas paper Akhir kelompok (akan diterangkan kemudian

About David Efendi 237 Articles
David Efendi is a young lecturer at the departement of Governmental Studies at UMY. He graduated from political Science, University of Hawaii at Manoa and Gadjah Mada University. His research interest are mostly in the area Local Politic, everyday politics and resistances he then found this Everyday Politics and Resistance Studies in order to create a new alternative in understanding political issue both local and national. The main focuses of his current research are about everyday life of people resistances and politics, non-violence movement, collective action, and also social movement.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*