Pada awal dan pertengahan abad 20, Kotagede terkenal dengan keberadaan “Orang Kalang” yakni klas kaya di Kotagede. Pada perkembangannya, klas orang kaya tidak hanya terbatas di kalangan orang Kalang. Orang-orang yang berhasil menduduki klas ekonomi atas muncul dari berbagai latar belakang, terutama paska Indonesia merdeka dan akhir abad 20. Telah terjadi dinamika orang kaya dan peranan sosialnya di Kotagede, terutama menjelang pergantian milenium.

Buku karya David Efendi ini berusaha melacak keberadaan klas-klas kaya di Kotagede tersebut, sekaligus menyusuri jejak kemundurannya. Tulisan di dalam buku ini mencoba menguraikan apa yang terjadi dalam dinamika klas-klas kaya Kotagede merentang lebih dari dua abad, sejak Mataram Islam hingga paska kolonial atau kemerdekaan Indonesia. Bagi penulis, buku ini diharapkan memberi kontribusi atas perdebatan mengenai formasi elit, klas menengah atau yang penulis sebut sebagai borjuasi di kalangan kelompok pribumi Jawa, kelompok intelektual pada zaman-zaman berikut.

Buku ini merupakan edisi revisi dari buku yang pernah diterbitkan oleh PolGOV) dan ini duterbitkan oleh penerbit Simpang Nusantara. Kata pengantar buku ini ditulis oleh Achmad Charis Zubair, seorang akademisi Fakultas Filsafat UGM dan budayawan asli Kotagede.