Pada masih ingat tidak ya dulu kalah ada yang namanya Festival Seni Mencari Haryadi adalah Festival Musik Jogja Tidak Dijual yang digelar di depan Rumah Dinas Walikota Yogyakarta di Jalan Timoho tahun 2014 silam. Festival Musik Jogja Tidak Dijual merupakan proyek seni paduan suara Vox Populis Vox Polis atau Swara Warga Suawa Kota “Ngundang Dolan”. Seru abis kalau lihat di youtube, kegiatan kritis sosial ini diikuti 20-an penyanyi amatir dan profesional yang bersifat seni pertunjukan dalam bentuk paduan suara (choir). Para penyanyi ini akan menyanyikan dua lagu gubahan lagu populer ciptaan Titiek Puspa berjudul Marilah Kemari  serta lagu berlirik Caca Maricha (no name).

Dua lagu popular ini dinyanyikan untuk “menyemangati” walikota Jogja yang pasif dan lamban terutama menyikapi banjirnya hotel belantara di Kota berbudaya ini.Agung Kurniawan, inisiator kegiatan ini, menjelaskan proyek seni Festival Seni Mencari Haryadi ini berusaha mengingatkan Walikota Yogyakarta bahwa tidak bisa sebuah keputusan diambil hanya dari balik meja, akan tetapi membutuhkan riset dan pemetaan masalah. Menurutnya, salah tugas walikota terpenting: memetakan dan memecahkan masalah. Peran yang selama ini gagal dijalankan oleh sang walikota.

Setelah walikota hilang, tibalah saatnya upacara formal pemilihan kembali walikota dengan pilihan yang sama. “Ih gak seru banget kan”, kata netizen. Tapi bagaimana lagi?…

Setiap Pilihan mengandung resiko dalam Hidup ini. Begitu juga, gerakan Jogja independent ternyata menjadi sengketa di media massa Cetak Dan online. Dari sengketa ini dapat dianggap sebagai prosE’s edukasi yang demokratis sehingga perlu sikap Biasa Biasa saja. Berikut ini adalah gagasan calon Walikota alternatif kota Yogyakarta. Silakan disimak. Visi dan misi calon independent yang selalu ada bersama warga ini.

Program calon Walikota Digital Yogyakarta dapat dijabarkan sebagai berikut:

visi: menjadikan kota jogja sebagai kota kebudayaan yang manusiawi. Semua orang sudah tahu bagaimana kebudayaan harus dijaga dan dirawat. Kalau tidak tahu? mari belajar bersama mbah google ngayogyokarto.

 

🚴🏾ada pun Misinya adalah “Kota Jogja _untuk pejalan kaki _untuk pesepeda _untuk orang orang yang Mau berbagi _untuk orang kreatif _untuk ruang edukasi publik _untuk kegembiraan bersama.”

⛩Tagline: Bebarengan bangun jogjo istimewa yang sebenar benarnya

Program kerja hasil patungan gagasan dengan rakyat (bisa ditambahkan), ntara lain:

1. Menghentikan pembangunan hotel dan mengevaluasi serta mengeksekusi daftat hotel yang harus dialihfungsikan karena rakyat tidak menghendaki

2. Menutup toko modern berjejaring yang Tak dikehendaki masyarakat

3. Parkir bis pariwisata di ringroad dan disediakan andong becak untuk mengangkut wisatawan

4. Revitalisasi tranjogja yang ramah manusia ramah lingkungan Dan edukatif

5. Penggunaan danais untuk sebesar besarnya kemakmuran masyarakat

6. Pemberlakuan pajak kenyamanan bagi kendaraan roda Dua Dan roda 4.

7. Malioboro bebas asap

8. Wifi gratis se kota Jogja.

9. Kerjasama yang produktif dengan kabupaten lain di DIY Dan jawa tengah 10. Asuransi bagi pejalan kaki di kota Yogyakarta (difable bisa akses side walk)

11. Semua kebijakan pemerintah Dan pembangunan harus membela kepentingan usaha kecil menengah serta Produk lokal.

12. Asuransi kesehatan bagi pesepeda (onthel).

13. Sarapan bareng warga setiap minggu pagi di alun alun kidul Jogja (Diawali senam)

14. Jagongan dengan warga tiap Malam Kamis (dilanjutkan dengan sahur bareng)

16. Mengembalikan bangunan cagar budaya seutuhnya dan didanai dari skema Dana Keistimewaan.

Gagasan tersebut di atas belum fixs Dan masih akomodatif terhadap beragam aspirasi yang nantinya akan diajukan Kepada partai politik pengusung Walikota atau juga gerakan non partai politik yang akan berlaga untuk pemilihan Walikota Yogyakarta tahun 2017. Silakan menyambung aspirasi di laman komentar di sini atau dapat dikirim via email ke defendi83@gmail.com atau dapat secara mudah menklik survey berikut di link ini. Bravo walikota jalur online! INGAT! Tidak memilih itu juga pilihan lho ya. Demokratis itu.