Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning 100 Hari Pemerintahan Jokowi-Jk, Ini Tanggapan Warga DIY – Politik Lokal dan Perubahan Sosial

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Jk, Ini Tanggapan Warga DIY

Sidang perdana Kabinet Kerja, Senin (27/10/2014). (Yayus Yuswoprihanto/JIBI/Bisnis)
 Selasa, 30 Desember 2014 21:22 WIB | Mediani Dyah Natalia/JIBI/Harian Jogja|
 Jokowi presiden dan Jusuf Kalla (JK) sebagai wakil presiden sudah 100 hari memimpin Indonesia. Guna memberikan kinerja lebih baik, IP UMY memberikan kritikan.

Harianjogja.com, BANTUL– Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (IP UMY) melakukan survei menggunakan wawancara langsung
untuk mengkritisi 100 hari pemerintah Jokowi-JK.

“Kritikkan ini jelas terlihat dari pemberitaan yang ada di media, selain itu Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) juga mencoba mengkritisi kinerja Jokowi-JK yang sudah memasuki 100 hari setelah pelantikkan kemarin,“ jelas dosen IP UMY, Suranto saat membuka acara “Evaluasi Kritis Kinerja Pemerintahan Jokowi-JK (Diskusi Akhir Tahun)” pada hari Senin (29/12/2014) di Ruang Sidang Proposal UMY seperti rilis yang Harianjogja.com, terima.

Eksekutif-Legislatif Terbelah
Kritikan kinerja pemerintahan Jokowi-JK ini juga terlihat karena terbelahkan eksekutif legislatif yang membelah diri menjadi Komisi Merah Putih (KMP) dan Komisi Indonesia Hebat (KIH). Guna mengetahui kepuasan masyarakat di DIY mengenai bidang kedaulatan, ekonomi, dan pendidikan, dosen IP UMY, David Effendi sekaligus pembicara dalam acara tersebut saat memaparkan hasil penelitian menggunakan teknik wawancara secara langsung.

“Alasan saya menggunakan teknik ini adalah agar datanya valid, karena jika via telpon atau sms itu belum memenuhi populasi dari semua masyarakat, selain itu hasilnya akan sangat mudah di manipulasi, “ jelasnya.

Dari hasil penelitian diatas menghasilkan data yang kurang begitu baik, tetapi sebagian besar masyarakat Yogyakarta masih konsisten untuk percaya dan mendukung kinerja Jokowi-JK ke depan. Dalam sektor kedaulatan yang terkait dengan pembakaran kapal asing yang melakukan pencurian di laut Indonesia yang di lakukan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti ini sebanyak 61% menyatakan dukungannya terkait dengan program ini.

Peledakan Kapal Belum Maksimal
Dosen IP UMY, Eko Purnomo menyoroti kasus peledakkan kapal di perairan di Indonesia. Menurut dia, pencurian ikan belum dilakukan dengan maksimal.

“Menurut kabar yang saya dapat dari teman saya di perairan Anabas, nelayan Indonesia yang menggunakan kapal kecil ini sering dikejar-kejar oleh kapal besar Thailand yang menggunakan bendera Indonesia. Itu artinya belum ada dukungan dari aparat keamanan bagi mereka,” paparnya.

Harga BBM Bersubsidi Naik
Sedangkan pada sektor perekonomian terkait dengan keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM, banyak masyarakat yang kecewa dengan keputusan ini.

“Terkait dengan kenaikkan harga BBM banyak masyarakat yang kehilangan kepercayaan pada kinerja atau program Jokowi-JK, hal ini didukung dari jumlah angka sebanyak 38% yang menyatakan ketidakpercayaannya terhadap kinerja Jokowi-Jzk, kenaikkan BBM itu sangat sensitif jika didengar oleh masyarakat,” jelasnya.

Penghentian Kurikulum 2013
Pada sektor pendidikan kritikan demi kritikan juga menghantui pada pemerintahan Jokowi-Jk. Sebanyak 42% responden tidak setuju dengan perubahan kurikulum.

“Dalam sistem pendidikan masih banyak yang harus dibenahi, jika dibandingkan dengan sekolah di luar negri kita masih jauh dari kata sempurna, di luar negri tidak kategori sekolah favorit dan tidak favorit,” jelas Eko Purnomo.

sumber: http://www.solopos.com/2014/12/30/jokowi-presiden-100-hari-pemerintahan-jokowi-jk-ini-tanggapan-warga-diy-563941

About David Efendi 237 Articles
David Efendi is a young lecturer at the departement of Governmental Studies at UMY. He graduated from political Science, University of Hawaii at Manoa and Gadjah Mada University. His research interest are mostly in the area Local Politic, everyday politics and resistances he then found this Everyday Politics and Resistance Studies in order to create a new alternative in understanding political issue both local and national. The main focuses of his current research are about everyday life of people resistances and politics, non-violence movement, collective action, and also social movement.